Senin, 27 Februari 2017

Penting !!!! Kau PRIA Wajib Tahu Ternyata Menyakiti Hati Istri Membuat Rezeki Susah Datangnya Menurut Sabda dan Hadis Rasulullah

 Ternyata Menyakiti Hati Istri Membuat Rezeki Susah Datangnya Menurut Sabda dan Hadis 
 
Tolong Sharing -Kisah ini saya dapat tidak ada punya niat. Setahun lebih silam waktu itu, tepatnya sekitaran th. 1994-an saat saya pergi kuliah, saya bersua dengan orang yang berikan anjuran atau anjuran ini. Silahkan baca dengan jeli, mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua.

Tolong Sharing -Kisah ini saya dapat tidak ada punya niat. Setahun lebih silam waktu itu, tepatnya sekitaran th. 1994-an saat saya pergi kuliah, saya bersua dengan orang yang berikan anjuran atau anjuran ini. Silahkan baca dengan jeli, mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua.

Hari itu saya tergesa-gesa pergi ke tempat kuliah, maklum hari itu saya agak terlambat walaupun sesungguhnya hari itu mata kuliah favorite saya. Saat itu mendadak hujan turun, saya baru sadar apabila lupa membawa mantel, selanjutnya berteduhlah saya di sudut satu warung.

Di tempat itu saya berteman dengan seorang yang demikian baik, dia seorang menantu Kyai yang mempunyai pondok pesantren. Pembicaraan kami lebih seru saat meraih materi rejeki untuk manusia.

Pekerjaan dia yakni pekerjaan serabutan. Dia tak memiliki pekerjaan tetaplah, tetapi dia bersyukur bisa penuhi kepentingan keluarganya dengan baik.

Sandang, pangan, dan perhiasan untuk istrinya selalu tercukupi tidak ada kekurangan. Itu misteri rejeki mas, Kata orang itu pada saya.

Saat saya ajukan pertanyaan apa rahasianya rejeki dia selalu berlimpah, jawaban dia ada pada selalu bersyukur, dan terlebih jangan pernah sedikitpun menyakiti atau buat kecewa istri.

Itu anjuran yang selalu diperoleh dari mertua saya, dan saya tunjukkan sendiri sampai sekarang ini, kata orang itu dengan muka serius.

Dengan selalu bersyukur, bahkan saat diserang musibah walau, kesenangan yang bakal kita terima akan ditambah oleh Allah.

 Itu janji Allah, tidaklah main-main mas, kata orang itu. Janji Allah tentang umatnya yang menginginkan bersyukur memang sering kita dengar dalam bermacam kotbah atau ceramah agama.


Apabila kita menginginkan mengkalkulasi berapakah nikmat yang diperoleh Allah pada kita, pasti tidak akan pernah habis.

 Itu gambaran rasa syukur yang butuh kita ungkapkan, tetapi terkadang banyak manusia yang lupa mensyukuri nikmat itu.

Setelah itu jangan sampai sakiti istri kita. Tersebut poin yang saya pegang senantiasa sampai sekarang ini.

Pekerjaan seorang istri yakni pekerjaan terberat dalam keluarga. Seorang istri harus selalu melayani suami, melahirkan dengan taruhan nyawa.

Membesarkan anak dengan susah payah, terkadang ikhlas mengorbankan waktunya agar anaknya bisa tumbuh sehat dan bermacam pengorbanan yg tidak terhitung saat harus berusaha penuhi serta melayani kepentingan suami dan anak-anaknya. Dengan saksikan beratnya pekerjaan sang istri di atas, tegakah anda menyakiti istri anda?

Menurut orang yang saya kenal itu, banyak tidaknya rejeki yang dia terima terkadang tergantung pada perlakuannya pada sang istri. Saat dia keluar rumah mencari sesuap nasi dengan tekad membahagiakan istrinya (saat itu dia belum punyai anak), rejeki yang dia terima hari itu pasti banyak.

Sebaliknya apabila saat pergi mencari nafkah dia lebih dahulu menyakiti hati istrinya, terkadang dia tak peroleh hasil apapun yang bisa dibawa pulang.

Narasi di atas mungkin saja saja terkesan dibuat-buat, tetapi saya baru sadar dan rasakan sendiri saat saya sudah berkeluarga. Apa yang saya alami sama persis dengan yang dihadapi orang yang saya kenal setahun lebih waktu itu itu.
Istri memang mempunyai manfaat demikian besar dalam mendatangkan rejeki untuk kita.

 Mungkin saja saja doa istri mempunyai kekuatan yang dahsyat untuk satu keluarga. Pesan saya, jangan pernah sedikitpun menyakiti hati istri kita apabila inginkan rejeki kita berlimpah. Mudah-mudahan narasi ini berguna untuk kita semua.

Subhanallah... Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami..
Sekianlah narasi tentang langkah mendatangkan rezeki, silahkan berikanlah mudah-mudahan bermanfaat


Sumber : http://www.sumber-pengetahuan.com/2016/09/subha-nallah-ternyata-menyakiti-hati.html
Hari itu saya tergesa-gesa pergi ke tempat kuliah, maklum hari itu saya agak terlambat walaupun sesungguhnya hari itu mata kuliah favorite saya. Saat itu mendadak hujan turun, saya baru sadar apabila lupa membawa mantel, selanjutnya berteduhlah saya di sudut satu warung.

Di tempat itu saya berteman dengan seorang yang demikian baik, dia seorang menantu Kyai yang mempunyai pondok pesantren. Pembicaraan kami lebih seru saat meraih materi rejeki untuk manusia.

Pekerjaan dia yakni pekerjaan serabutan. Dia tak memiliki pekerjaan tetaplah, tetapi dia bersyukur bisa penuhi kepentingan keluarganya dengan baik.

Sandang, pangan, dan perhiasan untuk istrinya selalu tercukupi tidak ada kekurangan. Itu misteri rejeki mas, Kata orang itu pada saya.

Saat saya ajukan pertanyaan apa rahasianya rejeki dia selalu berlimpah, jawaban dia ada pada selalu bersyukur, dan terlebih jangan pernah sedikitpun menyakiti atau buat kecewa istri.

Itu anjuran yang selalu diperoleh dari mertua saya, dan saya tunjukkan sendiri sampai sekarang ini, kata orang itu dengan muka serius.

Dengan selalu bersyukur, bahkan saat diserang musibah walau, kesenangan yang bakal kita terima akan ditambah oleh Allah.

 Itu janji Allah, tidaklah main-main mas, kata orang itu. Janji Allah tentang umatnya yang menginginkan bersyukur memang sering kita dengar dalam bermacam kotbah atau ceramah agama.


Apabila kita menginginkan mengkalkulasi berapakah nikmat yang diperoleh Allah pada kita, pasti tidak akan pernah habis.

 Itu gambaran rasa syukur yang butuh kita ungkapkan, tetapi terkadang banyak manusia yang lupa mensyukuri nikmat itu.

Setelah itu jangan sampai sakiti istri kita. Tersebut poin yang saya pegang senantiasa sampai sekarang ini.

Pekerjaan seorang istri yakni pekerjaan terberat dalam keluarga. Seorang istri harus selalu melayani suami, melahirkan dengan taruhan nyawa.

Membesarkan anak dengan susah payah, terkadang ikhlas mengorbankan waktunya agar anaknya bisa tumbuh sehat dan bermacam pengorbanan yg tidak terhitung saat harus berusaha penuhi serta melayani kepentingan suami dan anak-anaknya. Dengan saksikan beratnya pekerjaan sang istri di atas, tegakah anda menyakiti istri anda?

Menurut orang yang saya kenal itu, banyak tidaknya rejeki yang dia terima terkadang tergantung pada perlakuannya pada sang istri. Saat dia keluar rumah mencari sesuap nasi dengan tekad membahagiakan istrinya (saat itu dia belum punyai anak), rejeki yang dia terima hari itu pasti banyak.

Sebaliknya apabila saat pergi mencari nafkah dia lebih dahulu menyakiti hati istrinya, terkadang dia tak peroleh hasil apapun yang bisa dibawa pulang.

Narasi di atas mungkin saja saja terkesan dibuat-buat, tetapi saya baru sadar dan rasakan sendiri saat saya sudah berkeluarga. Apa yang saya alami sama persis dengan yang dihadapi orang yang saya kenal setahun lebih waktu itu itu.
Istri memang mempunyai manfaat demikian besar dalam mendatangkan rejeki untuk kita.

 Mungkin saja saja doa istri mempunyai kekuatan yang dahsyat untuk satu keluarga. Pesan saya, jangan pernah sedikitpun menyakiti hati istri kita apabila inginkan rejeki kita berlimpah. Mudah-mudahan narasi ini berguna untuk kita semua.

Subhanallah... Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami..
Sekianlah narasi tentang langkah mendatangkan rezeki, silahkan berikanlah mudah-mudahan bermanfaat


Sumber : http://www.sumber-pengetahuan.com/2016/09/subha-nallah-ternyata-menyakiti-hati.html

Minggu, 26 Februari 2017

Tips Cara Mendapatkan JODOH Terbaik Ala Islam, Diri yang Baik Akan Mendapatkan Jodoh yang Baik Pula

Diri Yang Baik Akan Mendapatkan Jodoh Yang Baik Pula

Disini kita tidak membahas itu terlalu dalam, tapi kita akan mengambil sedikit dari intinya. Seperti pacaran itu belum tentu baik dan antara laki-laki juga perempuan tersebut bukanlah orang yang baik (contoh).
Jika saat ini kamu berstatus sebagai “lajang” (kalau status “jomblo” nggak enak dibaca) dan kamu adalah Pria/Wanita yang istimewah, seperti solehah, ta’at agama juga baik. Dan seketika kamu memikirkan tentang jodoh, apakah dia memiliki sikap seperti aku juga ?.
Ini merupakan hal yang paling dikhawatirkan oleh sebagian orang. Tapi sebaiknya kamu lepas semua keraguan itu dan tetaplah berpegang teguh untuk melakukan hal yang baik dan tetaplah menjalani ibadah mu.
Qs. An Nur:26

اَلْخـَبِيـْثــاَتُ لِلْخَبِيْثـِيْنَ وَ اْلخَبِيْثُــوْنَ لِلْخَبِيْثاَتِ وَ الطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِيْنَ وَ الطَّيِّبُوْنَ لِلطَّيِّبَاتِ

“ Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik” – (Qs. An Nur:26)
Kita bisa mengambil intinya disini, bahwa yang “baik” untuk yang “baik” dan yang “tidak baik” untuk yang “tidak baik” pula. Ini merupakan salah satu janji Allah, jadi kita tidak perlu khawatir dengan masalah yang seperti ini.
Mari berpikir kembali, jika kamu orangnya pendiam bukan berarti jodoh kamu pendiam juga, dan jika kamu penakut bukan berarti jodoh kamu penakut juga, bisa saja sebaliknya. Disini kamu harus membedakan sikap dan sifat. Salah satu contoh sikap adalah tingkah laku dan lain sebagainya. Sedangkan sifat itu seperti pendiam maupun penakut.
Tetaplah menjadi Pria/Wanita yang istimewah dan jagalah diri kamu baik secara fisik maupun rohani. Mendapatkan jodoh yang baik , solehah, taat agama itu sudah menjadi keinginan kita semua. Namun, kita harus kembali kepada diri kita lagi, apakah mampu untuk menjalaninya ?. Hanya diri kita masing-masing yang dapat menjawabnya.